Sebelumnya kita sudah menjelaskan tentang Growth Hacking yang sekarang sedang panas diterapkan oleh banyak perusahaan dan startup. Untuk mengingatkan saja, Growth hack adalah proses eksperimen cepat yang melibatkan jalur-jalur marketing, pengembangan produk, segmentasi penjualan, dan unsur-unsur bisnis lain untuk menemukan cara menumbuhkan produk yang paling efisien. Gampangnya growth hack adalah taktik gabungan dari marketing, programming, dan creative sekaligus yang membuat perusahaanmu tumbuh cepat.

Nah kali ini, kita akan membahas 4 contoh Growth Hacking yang paling terkenal dan juga paling kreatif. Perusahaan-perusahaan ini bisa dibilang berkembang dengan sangat cepat, dalam waktu 1-2 tahun sudah menjadi salah satu perusahaan yang besar di dunia. Untuk lebih jelasnya, ini dia gang 4 contoh Growth Hacking yang bisa menginspirasi bisnis kamu!

1. Airbnb

Airbnb dimulai dari ide dua orang yang sedang kere asal San Fransisco, Amerika Serikat, yang akhirnya menyewakan rumah mereka sendiri untuk orang-orang asing yang butuh tempat tinggal sementara. Sekarang startup ini sudah lumayan besar di dunia, sampai-sampai merusak perkonomian hotel di mancanegara.

Mereka menggunakan beberapa strategi Growth Hacking yang kreatif, salah satunya adalah dengan menyewa 2000 lebih fotografer yang akan memotret rumah sewaan “host” mereka secara gratis. Ini karena mereka menemukan bahwa orang akan lebih tertarik menyewa sebuah rumah jika foto yang ditunjukan bagus.

Tapi Growth Hacking mereka yang bisa dibilang paling berpengaruh adalah bagaimana mereka meretas API mereka agar para pengguna bisa mengiklankan rumah mereka langsung ke Craigslist. Karena Craigslist sudah mempunyai database yang besar, Airbnb mendapatkan eksposur lebih besar serta bertumbuh dengan cepat. Tentu saja pada akhirnya Craigslist menyadari dan melarang mereka, namun pada saat ini Airbnb sudah berkembang besar.

2. Uber

Uber adalah salah satu pencetus bisnis ride-hailing services yang paling besar di Amerika Serikat, dan terkenal karena strategi marketingnya yang tidak lazim, namun sangat kreatif dan pastinya memberikan hasil yang baik. Sebagai contoh, marketing mereka dari dulu sangat mengandalkan mouth-to-mouth, tidak pernah menggunakan cara-cara yang lebih mahal. Tapi kenapa bisa menjadi salah satu perusahaan yang besar di Amerika Serikat?

Jawabannya adalah karena Uber sangat mengetahui pasarnya dan apa yang mereka butuhkan. Uber awalnya terkenal di dunia malam karena mereka akhirnya memberi solusi kepada masalah setiap orang yang senang pergi clubbing dan pesta: sebuah kendaraan yang aman untuk pulang di malam hari. Dari sini nama Uber semakin terkenal bahkan banyak yang bilang mengunduh aplikasi Uber merupakan kewajiban jika kamu senang merasakan dunia malam. Dan tentu saja ini semua karena pengiklanan mulut ke mulut para pengguna Uber yang puas. Uber membuktikan bahwa marketing tidak perlu mahal dan besar untuk mendapatkan efek yang luar biasa.

3. Youtube

Salah satu Growth Hacking paling besar dan juga paling cerdik dilakukan oleh Youtube, dimana mereka membuat para penggunanya untuk menyebar video yang ada di dalam platform mereka kemana-mana dengan mudah.

Dulu, menyebar video di internet bisa dibilang memerlukan pengetahuan lebih, tidak seperti sekarang yang hanya perlu mengklik tombol “berbagi”. Youtube menyadar ini dan membuat player mereka sendiri yang lebih responsif dan juga yang pastinya bisa dibagi dengan mudah ke seluruh penjuru internet. Dan tentu saja yang terbaik dari ini adalah setiap video Youtube yang dimainkan di website manapun otomatis terhitung sebagai video yang ditonton di Youtube, sehingga Youtube ikut merasakan trafik nya.

Hal yang mungkin terkesan sederhana ini berhasil membuat Youtube sekarang menjadi platform video nomer 1 di dunia dengan 1 miliar pendatang unik setiap bulannya.

4. Gojek

Gojek, sama seperti Uber, bisa dibilang adalah bisnis ride-hailing services yang besar, dimana Uber terbesar di Amerika Serikat maka Gojek penguasa di Indonesia. Mereka juga awalnya menggunakan cara yang sama dengan Uber yaitu kekuatan mouth-to-mouth dan sosial media. Namun beda dengan Uber yang menargetkan dunia malam sehingga akhirnya menjadi bagian dari kultur pop Amerika Serikat, Gojek lebih menggunakan kekuatan sosial media yang saat itu sedang meledak-meledaknya di Indonesia.

Yang mereka lakukan adalah mengoptimalkan PR mereka menggunakan Sosial Media, membawa embel-embel seperti “kebanggaan anak bangsa”. Untuk lebih membuktikan ini, mereka menunggah konten-konten yang kekinian dan juga kreatif di seluruh platform sosial media mereka sehingga banyak masyarakat Indonesia bahwa Gojek adalah hal paling kreatif di Indonesia dan juga memang menjadi kebanggan nomer satu bangsa.

Secara singkat, Gojek menemukan solusi untuk dua masalah besar di Indonesia. Yaitu masalah transportasi dalam kota yang murah dan cepat, dan juga masalah nasionalisme masyarakat Indonesia yang, menurut banyak orang saat itu, sangat menurun.

Itu dia gang 4 contoh Growth Hacking yang bisa menginspirasi bisnis kamu. Memang marketing yang tradisional saat ini sudah banyak ditinggalkan karena Growth Hacking saat ini memberikan hasil yang lebih baik dan juga dengan waktu yang lebih cepat. Semoga beberapa contoh ini bisa memberikan kamu sedikit inspirasi kreatifitas dalam mengembangkan bisnis online kamu!