5 Trik Ampuh Jualan Online Supaya Laris Manis di 2018

Pengen Sukses Bisnis Online? Simak 5 Trik Ampuh Jualan Online Supaya Laris Manis di 2018 Berikut ini! Kemajuan teknologi mendatangkan manfaat yang cukup besar bagi mereka yang bisa membaca peluang bisnis. Mayoritas bisnis yang dikelola saat ini adalah bisnis jual beli online berbasis rumahan maupun kantoran.

Di luar sana banyak sekali yang berkeinginan untuk membuka lapak usaha online tanpa harus menjadi buruh, atau karyawan atau ibu rumah tangga yang pasif dan tidak bisa menghasilkanincome sama sekali. Sayangnya, sebagian besar dari mereka ditakut-takuti oleh pikirannya sendiri, seperti “Nanti laku nggak ya jualan onlinesaya?”, “Ada yang tertarik nggak ya?” Atau dihantui dengan pernyataan “Saya sibuk, saya tidak ada waktu luang” dan sebagainya.

Alhasil, mimpi menjadi pebisnis online hanya jadi mimpi yang tidak pernah dimulai. Atau, Kamu telah membuka toko online tetapi telah lama vakum interaksi atau angka penjualan Kamu stagnan bahkan cenderung menurun? Untuk mengatasi kedua permasalahan tersebut, yuk simak 5 Trik Ampuh Jualan Online Supaya Laris Manis di 2018 berikut ini.

 

1. Kenali Pelanggan Kamu

Mengenali pelanggan Kamu bisa dilakukan dengan melakukan survei terhadap pasar terlebih dahulu. Pastikan bahwa Kamu menjual produk yang benar-benar dibutuhkan dan dicari oleh pasar. Jangan hanya sekedar ikut-ikutan trend pasar tanpa jelas alasan mengapa Kamu menjual produk tersebut.

Bagaimana Kamu bisa memberikan pelayanan terbaik jika Kamu tidak mengenali apa yang mereka butuhkan?

Mengenali pelanggan Kamu harus dilakukan untuk mengetahui apa yang menjadi problem bagi pelanggan Kamu. Misalkan, Kamu ingin sebagian pelanggan Kamu adalah anak remaja usia 15- 19 tahun. Lalu Kamu menggunakan trik-trik pemasaran online laris lebih tertuju pada ibu-ibu rumah tangga. Tentu pesan yang Kamu sampaikan tidak akan tersampaikan dengan baik sehingga membuat produk Kamu jarang diminati.

Beda lagi jika Kamu mengenali konsumen Kamu, Kamu mulai mencari apa yang mereka butuhkan. Misalkan, anak-anak remaja usia tersebut sangat menyukai konten yang bertema “baper”. Maka dalam setiap pemasaran produk, baiknya Kamu menggunakan kata-kata yang sedikit baper. Seperti :

“malam minggu dirumah aja, yah kasian. Coba kepo-in shop-adelaide.com, banyak baju, celana, fashion item yang membuat penampilan kamu lebih berwarna buat hang out cari jodoh. Galau dimalam minggu? Pergi sanaaaa!”

 

2. Menjual Produk yang Memiliki Nilai

Walaupun produk yang Kamu jual sebenarnya sudah ada banyak di pasaran, tapi agar terlihat beda buatlah tampilan produk Kamu lebih bernilai di depan calon konsumen. Misalnya dengan mengganti bungkusnya dengan kemasan produk yang menarik, atau bisa juga membubuhkan label brand pada produk tersebut.

Meski terlihat sederhana, tapi bisa meningkatkan nilai jual produk di mata konsumen lho. Enggak percaya? Coba saja.

 

3. Melakukan Promosi dengan Memberikan Reward

Siapa yang tidak tertarik dengan kata “hadiah” atau “beli satu gratis satu” atau “ potongan harga 50%”. Minimal orang akan membaca atau mampir pada stand produk Kamu. Meskipun hadian yang Kamu berikan hanya sepasang jam tangan seharga Rp. 45.000 orang tetap tertarik untuk mendapatkanya. Kenapa? Beberapa orang tidak mampu berfikir rasional ketika melihat atau mendengar ada-nya promosi. Sehingga secara tidak langsung masyarakat tidak sengaja membeli barang tersebut padahal tidak begitu membutuhkanya.

Bagaimana cara membuat reward sedangkan bisnis baru saja mulai?

Kamu tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Mulai dari memberikan reward dengan produk Kamu sendiri. Semisal Kamu mempunyai bisnis kerudung, 1 kerudung Kamu untung 15 ribu, jika produk Kamu terjual 10 biji Kamu untung 150 ribu. Kamu dapat menyisihkan 2-3 kerudung untuk digunakan reward. Maka hasil keuntungan 150 ribu dikurangi 45 ribu masih 105 ribu. Kamu memang kehilangan 45 ribu, tapi minimal Kamu telah memberikan kesan yang baik kepada pelanggan. Yang membuat pelanggan tersebut dengan suka rela memasarkan produk Kamu di akun media sosial atau teman-teman lainya.

 

4. Gunakan media promosi yang sedang trend

Kenapa harus menggunakan media promosi yang trend? Tentu karena apapun yang sedang trend berarti sedang di cari-cari banyak orang.

Lalu apa media-media promosi yang sedang trend tersebut?

Endorsment : endorsement pada dasarnya adalah sebuah tindakan mendukung (support) atau setuju terhadap sesuatu. Saat ini melakukan pemasaran dengan menyewa jasa endorsement sedang trend dikalangan pebisnis online. Banyak para pebisnis online mendapatkan banyak follower instagram dari jasa tersebut. Bisanya jasa tersebut dilakukan oleh para artis atau selebgram yang memiliki follower banyak. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari 100 ribu hingga jutaan. Itu tergantung berapa banyak followers yang dimiliki.

Youtube : selain Instagram, youtube juga menjadi media efektif untuk melakukan pemasaran. Melihat trend youtuber yang sedang in saat ini. Membuat pasa pebisnis online mulai memasang promosi pada setiap postingan youtube. Misalkan promosi travelling, tempat hiburan, café, dan lain lain.

 

5. gunakan website

Jangan hanya fokus pada sosial media saja, sesekali Kamu juga perlu untuk memantau lajur di Search Engine Google.  Memanfaatkan website e-Commerce untuk mempromosikan lapak toko online Kamu, dapat meningkatkan jumlah pengunjung Kamu lho.

Jika tak punya website pribadi, Kamu bisa bergabung pada e-Commerce lainnya seperti Lazada, Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan sebagainya.

Atau jika kamu ingin membuat website pribadi supaya terlihat lebih profesional tapi bingung harus bagaimana kamu bisa bekerja sama dengan web developer seperti visualsgang.

 

5 Trik Ampuh Jualan Online Supaya Laris Manis di 2018 diatas jika Kamu tekuni dan terapkan mulai dari detik ini juga, maka akan mampu mengubah kondisi finansial bisnis Kamu dengan laba harian yang menggiurkan. Selamat mencoba.

No Comments

Post A Comment