Dalam Growth Hacking ada beberapa langkah yang biasanya terjadi. Yang pertama dari langkah-langkah itu adalah “Acquisition” atau “perolehan” dalam bahasa Indonesia. Secara sederhana, customer acquisition merujuk kepada mendapatkan customer baru. Mendapatkan customer baru melibatkan mengajak para customer untuk membeli produk atau jasa bisnis online kamu. Kamu harus menjadikan pengeluaran untuk customer acquisition sebagai hal penting agar kamu bisa mengestimasi seberapa besar nilai yang dibawa customer untuk bisnis kamu.

Manajemen Customer Acquisition merujuk kepada metode-metode dan sistem-sistem untuk mengelola prospek customer yang dihasilkan dari berbagai teknik marketing. Beberapa strategi yang biasanya digunakan berupa referral, program kesetiaan, dan sejenisnya. Yang paling penting adalah kamu harus mengetahui link antara iklan yang kamu buat dengan hubungan kepada customer.

Bingung? Intinya sebenarnya sederhana sih. Semakin banyak customer yang tertarik oleh bisnis kamu maka semakin banyak yang akan tertarik untuk menggunakan/membeli produk atau jasa kamu. Jadi untuk langkah pertama Growth Hacking ini sebelum kamu memikirkan “bagaimana cara menjual produk”, yang harus kamu pikirkan adalah “Bagaimana cara menarik customer?”.

Langkah pertama dalam melakukan Customer Acquisition adalah kamu harus tau dulu “siapa” yang ingin kamu tarik. Sebagai contoh jika kamu mempunyai bisnis menjual sneakers, pasti target kamu adalah para sneakerheads atau yang lebih umum nya masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas. Karena kamu sudah mengetahui itu, kamu baru mulai memikirkan bagaimana cara menarik perhatian mereka ke bisnis kamu. Jadikan target pasar kamu sebagai fokus utama kamu dalam beriklan, jangan mencoba untuk merubah atau meluaskan target pasar karena akan merumitkan kamu sendiri nantinya.

Disini kamu bisa gunakan sosial media dan juga website untuk menarik perhatian customer. Ingat bahwa pada langkah ini yang terpenting adalah target pasar kamu mengetahui dan mengikuti kamu dahulu, belum menjadikan mereka pembeli. Pastikan mereka follow Instagram atau sosial media kamu, atau mereka subscribe kepada newsletter kamu. Banyak cara yang bisa kamu lakukan. Percayalah bahwa jika mereka sudah tertarik dan “suka” dengan bisnis kamu, nantinya harga yang kamu berikan kepada produk dan jasa kamu sudah bukan lagi halangan utama bagi mereka.

Sebagai contoh perusahaan yang sudah besar kamu bisa melihat Gojek. Walaupun mungkin tidak semua orang menggunakan Gojek dalam kehidupan sehari-hari, bahkan bisa saja mereka lebih memilih saingannya seperti Grab, tetap mereka pasti mengikuti sosial medianya atau setidaknya ya beberapa kali mengunjunginya. Gojek mempunyai relasi publik yang sangat menarik untuk masyarakat Indonesia menengah keatas dan juga kepada masyarakat Indonesia secara umum berkat sosial media mereka. Pada akhirnya mereka yang sudah mengikuti perkembangannya akan mulai tertarik dan akhirnya mengunduh aplikasi mereka. Ini yang dinamakan Customer Acquisition.

Itu dia Gang sedikit tentang apa itu Customer Acquisition. Selanjutnya kita akan membahas langkah kedua dari Growth Hacking yaitu Activation. Terus ikuti perkembangannya di Visualsgang Journal ya!