Apa itu Customer Referral?

Halo Gang! Akhirnya kita akan membahas langkah terakhir yang penting didalam Growth Hacking yaitu Customer Referral. Customer Referral adalah salah satu alat marketing dan bisnis yang paling kuat saat ini. Bisa dibilang Referral dari pelanggan yang puas adalah salah satu hal yang paling melancarkan bisnis. Menurut sebuah riset, 71% dari semua yang belanja online akan membaca ulasan atau testimoni dulu sebelum membeli.

Maka dari itu, sangat penting untuk kamu mengetahui cara menarik ulasan yang baik dari mulut pelanggan setia kamu. Jika kamu mempunyai hubungan yang baik dengan pelanggan mu (baca artikel tentang Customer Retention disini), terkadang dengan sendirinya pelanggan-pelanggan mu akan menawarkan bisnis kamu ke teman-temannya. Menanyakan dan mendapatkan Referral bisa dibilang mempunyai seninya sendiri.

Sebelum kami memberi tips meminta referral yang baik dan benar, lebih baik kita beri tahu dulu bagaimana cara yang salah. Satu hal yang pasti adalah tidak ada yang suka dipaksa. Referral dari pelanggan harus bersifat alami dan yang pastinya dari hati. Kamu mendapatkan testimoni jelek? Jangan marah, karena itu artinya bisnis kamu masih mempunyai kekurangan. Karena yang pasti kamu juga tidak boleh “memaniskan” apa yang diucapkan oleh pelangganmu. Testimoni jelek lebih baik kamu simpan untuk dirimu sendiri dan kamu jadikan pelajaran, baru testimoni yang baik kamu pamerkan.

Selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah jika meminta referral, lebih baik kamu menggunakan cara yang “general” dan jangan terlalu terfokus pada sesuatu. Ingat bahwa kamu “meminta tolong” pelanggan kamu, maka kamu tidak ingin malah menyulitkan mereka. Jauhi pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka harus berpikir keras seperti “siapa diantara teman kamu yang kira-kira cocok dengan produk kita?”. Pertanyaan seperti ini membuat orang yang ditanyakan harus memikirkan sebuah nama yang cocok, hingga akhirnya jika mereka tidak punya waktu banyak mereka hanya akan memberikan jawaban seperti “kurang tahu ya, belom kepikiran”. Dam tentunya jawaban itu tidak bisa kamu pakai kan?

Cara terbaik adalah dengan menggunakan pertanyaan yang jawaban nya lebih luas dan mudah memberi hasil positif. Pertanyaan seperti “bagaimana pendapat kamu tentang produk ini” atau “apa ulasan kamu setelah memakai produk ini”. Ini memberi pelanggan kamu kebebasan untuk menjawab dan tidak perlu menentukan sesuatu.

Itulah sedikit tentang Customer Referral. Jika bisnis kamu sudah sampai langkah Growth Hacking ini, bisa dipastikan perjalanan bisnis kamu lancar.  Bisnis kamu sudah banyak memiliki audiens, sudah sering berinteraksi, sudah mempunyai hubungan baik, dan juga sudah dibantu promosi oleh pelanggan mu, hingga akhirnya adalah Revenue, yaitu pendapatan!

No Comments

Post A Comment