Apa itu Customer Retention?

Customer Retention adalah langkah ketiga dari Growth Hacking. Jika sebelumnya kamu mengumpulkan audience di Acquistion, dan membuat mereka menggunakan/membeli/menyewa produk atau jasa bisnis kamu dengan Activation, sekarang kamu harus menjaga agar mereka terus-terusan mengandalkan bisnis online kamu. Ini yang disebut dengan Customer Retention.

Walaupun bisnis online di Indonesia bisa dibilang sudah kreatif, Tingkat Customer Retention menunjukan seberapa sebuah bisnisĀ  menahan customer-customer nya. Tingkat Retention yang rendah bisa disamakan dengan mengisi ember yang penuh lubang: memang kamu bisa terus-terusan mengisinya dengan air walaupun pada akhirnya air itu akan keluar, atau kamu bisa mencari tahu bagaimana cara menutup lubang-lubang tersebut. Untungnya bagi bisnis kamu, menahan customer jauh lebih mudah dan juga lebih murah dibanding mencari baru lagi.

Ini ada beberapa strategi dan teknik customer retention yang sukses dilakukan oleh banyak bisnis yang perlu kamu ketahui.

1. Gunakan hubungan baik untuk membangun “Trust”

Bangunlah hubungan yang baik dengan pelanggan agar kamu bisa mengumpulkan kepercayaan mereka. Jika pelanggan semakin memberi “trust” mereka kepada bisnis kamu, maka semakin untung karena pada dasarnya manusia akan lebih mempriotitaskan apa yang dia percaya.

2. Gunakan sosial media untuk membangun hubungan

Jika kamu menggunakan Sosial Media dalam seluruh langkah Growth Hacking, maka tidak ada salahnya kamu menggunakan sosial media kamu untuk Retention. Jalinlah komunikasi dengan mereka yang sudah menjadi audiens kamu agar lebih mudah menjalin hubungan,

3. Jadikan customer bagian dari bisnis kamu

Maksudnya menjadi bagian disini adalah kamu harus menunjukan ke mereka bahwa tanpa mereka, bisnis kamu tidak akan ada atau sukses. Buatlah konten seperti testimoni atau shoutout untuk menunjukan bahwa mereka adalah bagian penting bisnis kamu. Nyatanya memangĀ  tanpa pelanggan, bisnis kamu tidak bisa benar-benar dipanggil sebuah bisnis.

4. Tidak ada salahnya berlebihan dan proaktif

Masih merasa usaha kamu kurang menghasilkan? Tidak ada salahnya melakukan usaha lebih. Kenali lebih dekat rata-rata audiens mu seperti apa dan cobalah pendekatan yang lebih personal agar mereka lebih mudah tersentuh. Selain itu setelah kamu kenal lebih dekat, kamu bisa lebih proaktif dalam bertindak. Masalah yang baik adalah masalah yang sudah teratasi sebelum masalah itu muncul, Gang!

Sekian tentang Customer Retention, Gang! Selanjutnya kita akan membahas langkah Referral.

No Comments

Post A Comment