Cara Membuat Business Model Canvas yang Mudah

Business Model Canvas, seperti sudah dibahas di artikel sebelumnya, merupakan sebuah cara yang jitu jika kamu ingin mengenalkan bisnismu kepada pihak yang berpengaruh seperti investor, atau jika kamu ingin sekedar menyusun strategi pemasaran baru dalam bisnis kamu. Kali ini kita akan bahas bagaimana cara membuatnya.

Sedikit mengulang, BMC mempunyai 9 blok. Tiga Blok dikanan atas adalah infrastruktur bisnis (Key Resources, Key Activities, dan Key Partners). Tiga blok di kiri adalah customer bisnis (Customer Segment, Customer Relationships, Channels). Blok ditengah adalah persembahan bisnis (Value Propositions). Terakhir dua blok dibawah menandakan finansial bisnis (Cost Stucture, Revenue Streams).

Berikut adalah langkah membuat Business Model Canvas dan pengertiannya. Agar lebih mudah tergambarkan, kita akan menggunakan Business Model Canvas perusahaan makanan cepat saji paling besar di dunia, McDonald’s, yang sudah dibuat oleh konsultan bisnis asal Amerika Serikat Finch & Beak.

https://www.finchandbeak.com/images/2383d42359f1caaae7ef34af0d0f80fc.jpg

Customer Segment

Customer Segment adalah target pasar yang kamu ingin fokuskan. Kepada siapa kamu ingin menjual produk kamu? Itu yang menjadi pertanyaan utama. Kamu bisa menyesuaikan dari lokasi, ekonomi, gender, umur, dll. Kamu tentukan ini dahulu karena menentukan siapa yang akan jadi pembeli utama kamu akan memudahkan kamu memikirkan hal lain.

Dalam contoh McD, Customer Segment mereka adalah keluarga, orang muda, orang tua, dan para pebisnis yang membutuhkan makanan cepat.

Value Propositions

Value Proportions adalah nilai apa yang bisa kamu berikan kepada customer segment kamu. Disini kamu jabarkan kenapa customer harus membeli dan menggunakan produk kamu. Apa sih yang unik dari bisnis kamu, yang tentunya di bisnis lain ngga ada?

McD memberikan makanan cepat saji yang dijual dimana-mana, yang disajikan dengan kualitas yang konstan.

Channel

Channel adalah jalur yang kamu gunakan untuk menghubungkan kamu dengan customer. Bagaimana cara kamu menjual produkmu? Dimana kamu melakukan penjualan? Sosial media? Website? Kios? Atau mungkin dropship? Itulah yang disebut Channel.

McD mendistribusikan makanan mereka melalui puluhan ribu restoran mereka di seluruh dunia.

Customer Relationships

Customer Relationships adalah hubungan kamu dengan Customer. Atau mungkin lebih jelasnya, bagaimana kamu melakukan hubungan dengan Customer. Melalui promosi? Diskon?

McD melakukan promosi melalui jalur online.

Revenue Stream

Revenue Stream adalah bagaimana cara bisnis mu mendapatkan pendapatan. Sepertinya cukup jelas bagian Revenue Streams.

McD mendapatkan pendapatan mereka dari penjualan makanan di seluruh retail mereka dan juga dari para pemegang franchise mereka.

Key Activities

Key Activities adalah hal apa saja yang dilakukan oleh bisnis kamu selama berfungsi. Contohnya seperti berjualan, beriklan, pemasaran, dll.

Dalam contoh McD, Key Activities mereka adalah berjualan makanan dan minuman serta pemasaran.

Key Resources

Key Resources adalah segala asset yang kamu butuhkan agar bisa berfungsi. Apa saja yang kamu butuhkan agar kamu bisa melakukan bisnis? Pegawai dan juga bahan-bahan produk kamu betul?

Mcd sangat membutuhkan pegawai-pegawainya dan juga “restoran-restoran di setiap lokasi”nya.

Key Partners

Key Partners adalah pihak-pihak penting yang kamu butuhkan agar bisnis kamu berfungsi. Secara garis besar, Key Partners mengerjakan apa yang bisnis kamu tidak perlu lakukan.

Mcd sangat bergantung kepada para pemilik franchise dan juga para peternak.

Cost Structure

Cost Structure adalah sederhananya, pengeluaran yang perlu dilakukan agar bisnis berfungsi. Saat menjalankan bisnis pengeluaran apa saja yang harus kamu lakukan?

Pengeluaran McD fokus kepada gaji pegawai, harga pembuatan restoran, harga bahan mentah, dll.

Itu dia penjelasan singkat tentang cara membuat Business Model Canvas yang mudah . Jika kamu sudah mengerti tentang semua blok-blok tersebut dan bagaimana cara membuatnya, alangkah lebih mudah bukan untuk menjalankan bisnis mu kedepannya? Dengan adanya BMC, bisnis kamu mempunyai sebuah panduan dari infrastuktur cara ia berfungsi. Jika kamu belum membuat Business Model Canvas untuk bisnis kamu, lebih baik kamu memulai sekarang, Gang!

No Comments

Post A Comment